Jangan Menumpuk Bantal Terlalu Tinggi

Tidur, siapa yang tak pernah tidur. Bahkan sering dikatakan bahwa, orang yang tidak tidur akan lebih cepat berjumpa denganNya dibandingkan dengan orang yang tidak makan hehe….Pasti lah semua pernah tidur, bahkan ada yang menjadikan tidur sebagai sebuah hobi. Tidur akan menjadi hobi yang murah meriah, jika anda tidur dan ngorok, kalo tidur tapi ga ngorok ga jadi meriah hahaha….

Dalam aktifitas tidur itu, sering sekali ada sepasang barang yang sangat identik dengan tidur. Bantal dan guling, bahkan ada yang membuat semacam anekdot untuk orang yang ngantuk, bahwa dia sudah kecium bau bantal. Meskipun tidur itu merupakan aktifitas yang minim resiko, tapi ada saja orang yang setelah bangun tidur menjadi tidak enak badan, wa bil khusus tidak enak leher. Sakit, ga bisa noleh ke kanan atau ke kiri dan sebagainya. Kalau anda mau mencobanya, coba saja, Continue reading ‘Jangan Menumpuk Bantal Terlalu Tinggi’

Macetnya Jalan Kehidupan

Tidaklah menjadi sebuah berita yang asing atau baru, ketika mendengar berita tentang kemacetan jalan. Tak hanya di ibukota Jakarta, yang semoga dengan dibuatnya tulisan ini kemudian terpilih pemimpin b4ru y4ng f4nt4stik :D , tetapi juga di mana-mana, tak hanya di kota tapi juga di desa :D
Kalau dianalisa lebih dalam, tentunya banyak sekali penyebab dari kemacetan jalan tersebut. Mulai dari terlalu banyaknya kendaraan, jalanan yang sudah tak cukup untuk menampung kenaikan jumlah kendaraan, dan berpuluh-puluh, bahkan beratus-ratus penyebab lain yang saya sendiri tak bisa sebutkan karena tak tahu alasannya apa saja :D
Ada satu hal yang menurut saya juga menjadi alasan, yaitu karena banyak orang yang memilih jalan yang sama :D . Seandainya orang kreatif, memilih jalan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya, niscara jalannya akan kebanyakan hehehe… niscaya jalanan agak sedikit longgar, terhindar dari rebutan jalan, selip kanan selip kiri tak tau aturan, semrawut bahkan sampai celaka.
Ketika kuliah dulu, jalanan macet ini sering menjadi analogi yang pas untuk menggambarkan istilah bandwith. Umpamakan bandwith itu sebuah jalan, maka, semakin banyak orang yang melewati jalan itu, maka jalan itu semakin macet, dan butuh waktu lama untuk sampai pada tujuan. Pada kasus bandwith, maka kecepatan koneksi akan berkurang, dan untuk sekedar membuka satu halaman, mungkin dibutuhkan waktu yang sama dengan kita membuat kopi di dapur dan kembali lagi di depan komputer kita :D
Continue reading ‘Macetnya Jalan Kehidupan’

Menempatkan Kesalahan

Sejak lama, rasanya kita mengenal sebuah peringatan, buanglah sampah pada tempatnya atau terima kasih telah membuang sampah pada tempatnya, dan berbagai macam kalimat peringatan sejenis. Kalimat tersebut sangatlah mulia. Tentu kita semua tahu dan paham bahwa, sampah adalah hal yang sangat tidak nyaman untuk dinikmati, lalu bagaimana kalo sampah tersebut kemudian dibuang secara asal-asalan dan membabi buta. Tempat yang seharusnya indah untuk dinikmati, menjadi kotor dan cenderung tidak nyaman untuk dilihat.
Lalu apa kaitannya antara sampah dan kesalahan. Mungkin kurang terkait, tapi jika sedikit kita ubah menjadi antara sampah dan menyalahkan, tentunya dua hal ini bisa dikaitkan. Sampah, dihindari dan tidak disukai orang. Menyalahkan tentunya tidak berbeda. Menyalahkan cenderung dekat dengan kemarahan, dan rasanya tidak ada satu orang pun yang masih normal, mau disalahkan dan dimarahi :-D
Lalu kalau sampah dan (anggap saja) kesalahan itu serupa, tentu perlu juga kita menempatkan kesalahan pada tempatnya juga. Hal ini diperlukan agar, kesalahan-kesalahan (menyalahkan) orang betul-betul mampu kita sikapi secara proporsional. Continue reading ‘Menempatkan Kesalahan’

Yang Penting Punya Banyak Temen

Jaman kuliah merupakan jaman yang sangat campur baur. Bagaimana tidak, kampus lebih banyak dihuni dengan orang-orang dari berbagai macam suku, daerah dan latar belakang dibandingkan dengan sekolah menengah baik menengah pertama maupun menengak atas yang dihuni anak-anak pada daerah yang relatif sama. Selain latar belakang daerah, ada yang jauh ada yang dekat, latar belakang kondisi ekonomi juga menjadi beraneka ragam. Untuk melihat dua kondisi, daerah dan latar belakang ekonomi, cek saja tempat parkir di kampus tersebut. Tentunya beragam daerah bisa dengan mudah dikenali dengan plat nomor kendaraan yang terparkir. mulai dari DK, AG, L, D, B, T dan mungkin plat K :D dan masih banyak lagi yang laen. Sementara untuk melihat latar belakang ekonomi, cek saja di parkiran akan ada motor dari yang taun 70an tanpa modifikasi, sampe taun 2012, termasuk sampe mobil roda empat bahkan roda 8. Ga tau sich, ada apa engga yang ke kampus bawa roda 8 hehe…. Dan yang pasti, ada sepeda juga dong :D

Nah, kalo sudah bicara tentang roda-radaan itu, cukup kerasa klo maen lagi ke kampus. Dulu, yang paling banyak di parkiran adalah sepeda motor, itupun ga banyak, kemudian sepeda, mobil ya bisa diitung dengan jari lah, itupun punya dosen. Sekarang berbalik, bahkan kosan pun sudah berubah menjadi showroom mobil, parkiran sudah harus bertambah, tentu kondisi ini sama sekali tak masalah, selama kualitas pendidikan pun meningkat juga :D

Motor, jaman dulu menjadi barang yang mewah. Continue reading ‘Yang Penting Punya Banyak Temen’

Ayo Lebih Kreatif dengan Junior

Sejujurnya saya sudah lupa bagaimana memulai menulis dan menyapa kembali para sahabat kreatif semua :D Maklum sudah berapa tahun saya tidak menulis kembali di blog kebanggaan saya ini :D Maka maafkan saya kalau pembukaan tulisan ini tidak seperti biasanya :D Tidak usah lah saya menyampaikan alasan, karena kata salah seorang teman, dimana tidak ada kemauan disana ada banyak alasan :D Jadi alasannya karena kemauannya ga kuat untuk menulis.

Mampir di blog ini, ada sebuah harapan. Betul, harapan untuk menambah kreatifitas, sesuai dengan jargon yang selalu diulang-ulang, kreatifitas tanpa batas, tapi ga kebablasan :D . Nah, kali ini, saya ingin berbagi tips untuk para sahabat yang ingin menambah kreatifitasnya. Ga tau juga sich, ini tips atau sekedar berbagi pengalaman a.k.a curhat :D

Jika sahabat ingin menambah kreatifitas, bermainlah dengan anak kecil :D . Anak kecil walaupun berbeda-beda karakteristiknya, tapi secara umum mudah bosan. Bangun tidur, mereka masih senyum-senyum, beberapa menit kemudian mulai bosen, kemudian digendong seneng, senyum-senyum lagi. Beberapa menit kemudian, bosen, ngajak gendongnya muter kedepan. Begitu seterusnya sampe punya berbagai macam gendongan dan mainan.

Tak cuman itu, dikasih mainan ini seneng, beberapa menit kemudian bosen, dikasih mainan itu seneng, bosen lagi dan seterusnya. Pun dengan nyanyian, tarian dan segala macam akrobat dilakukan agar si anak ini tidak bosen. Kalo udah bosen, biasanya rewel dan nangis.

Nah, selalu berubah, selalu berubah menyesuaikan diri dengan si kecil ini Continue reading ‘Ayo Lebih Kreatif dengan Junior’

Kampoeng Inspirasi Junior

Bagaimana kabar sahabat kreatif semuanya…. semoga selalu dalam keadaan paling ideal untuk sahabat semuanya :D . Ya, ideal tentu kondisi yang paling sesuai dengan kita, menurut kaca mata kita dan bukan kaca mata orang lain ataupun memandang orang lain dengan kaca mata kita walaupun kita ga pake dan ga punya kaca mata :D. Terlihat membingungkan, tapi saya yakin sahabat sangat bisa memahaminya :D

Berbicara mengenai ideal, saya teringat percakapan dengan salah seorang teman dekat saya. Ketika itu beliau menanyakan bagaimana kabar keluarga saya. Dengan sangat bahagia saya katakan kepadanya bahwa istri saya sedang mengandung junior saya dan baru beberapa bulan. Maka dengan sangat cepat beliau menjawab, mantap!!!. Saya yang juga sangat paham bagaimana kondisi rumah tangganya yang langsung dihadiahi calon junior di bulan pertama setelah pernikahannya pun akhirnya membalas jawaban mantapnya itu dengan mengatakan beliau lebih mantap. Bagaimana tidak, usia pernikahannya yang baru sebulan, langsung dapet kado calon junior, bukannya lebih mantap dari saya :D

Tapi sahabat dekat saya ini sangat luar biasa. Beliau dengan sangat luar biasa menjawab, mantapan ente…kan ente sempet pacaran dulu satu dua bulan trus akhirnya dapet junior :D Sayapun terkaget-kaget dengan jawaban sahabat saya itu. Kami memang merencanakan pacaran setelah menikah, maksudnya beliau dan istrinya serta saya dan istri saya, ga mungkin kan saya pacaran ama beliau :D Dan setelah percakapan itu, tersadarlah saya, betapa idealnya skenario tersebut bagi saya. Mantap!!!

Bab menyikapi skenario hidup yang kita jalani memang penuh dengan percabangan kondisi. Satu hal yang saya sarankan kepada sahabat sekalian adalah, bagaimana sahabat mampu menyadari bahwa skenario yang sahabat jalani adalah skenario ideal buat sahabat kreatif.

Oh ya, biar nyambung dengan judul tulisan saya kali ini. Ijinkan saya memperkenalkan kampoeng inspirasi junior hehe…kampoengnya anak ummi dan abi http://anakummiabi.wordpress.com . Salah satu kata kunci munculnya ide membuatkan si kecil blog adalah artifak. Ya…kenapa kita tidak mencoba membuat artifak hidup kita, barangkali kita akan menjadi manusia yang menyejarah dengan segala aktifitas kita dan skenario hidup kita yang sangat ideal.

Salam Kreatifitas Tanpa Batas!!!

Hujan Sehari Menghapus Kemarau Setahun

Nah, pepatah sesuai judul di atas rasanya sangat pas kita ucapkan akhir-akhir ini. Sebagian dari kita akan menanyakan, mengapa disebut hujan sehari, dan mengapa menghapus kemarau setahun, toh buktinya hujan hampir tiap hari dan rasanya lebih banyak kita dengar berita banjir daripada berita kekeringan di televisi. Jika sahabat berpikir hal serupa, maka saya katakan pada sahabat, bahwa pikiran sahabat sangat lumrah. Tapi, bukan kampoeng inspirasi kalo kemudian sahabat berpikir lumrah dan standar :) .

Kondisi sekarang, yang banyak orang mengatakan cuaca sedang ekstrim, ga tau dech ekstrim rasa blueberry kesukaan keluarga saya atau rasa coklat :-D , memang memaksa orang untuk tetap menjaga kesehatan. Bagaimana tidak, beberapa lama panas, bahkan sangat menyengat, dalam sekejap langsung mak bress…. hujan turun dengan sangat deras. Kalo sahabat memiliki akun di berbagai social networking, seperti facebook dan twitter, maka sahabat akan menemukan berbagai status atau berbagai twit tentang hujan. Status dan twit ini seperti mengalahkan derasnya hujan yang turun dan menggelegarnya gledek. Rame sangat dan rame parah pokoknya. Padahal, hujan turun tidak lama, paling satu dua jam saja, tapi rasanya status dan twit yang ada menjadi sebuah curahan hati atas ketidaknyamanan dan penderitaan yang begitu sadis.

Nah, kalo sahabat juga melakukan hal yang sama, maka ada sebuah pertanyaan yang saya ingin sampaikan kepada sahabat. Berapa persen dari sehari hujan yang turun? Kalopun hujan hanya dua atau tiga jam, bukankah cuaca ga hujan ada sepanjang tak kurang dua puluh jam. Pertanyaan berikutnya, jika hujan yang sebentar itu baca lanjutannya ga nich…



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.