Hadits dulu baru HAKI

Dua hari di awal pekan ini, di tempat kerja kami ada seminar atau presentasi mengenai HAKI. HAKI merupakan kependekan dari Hak Kekayaan Intelektual. Beberapa waktu yang lalu, HAKI ini memang menjadi primadona pembahasan di beberapa media elektronik dan media cetak. Tentu menjadi pembahasan yang sangat menarik, karena begitu dahsyatnya pembajakan yang ada di negara kita tercinta ini. Mulai membajak lagu, karya tulis, skripsi, tugas akhir, software bahkan sampe sawah aja dibajak dengan kerbau😀

Mengenai HAKI ini memang saya pribadi sangat-sangat berhati-hati. Sebagai orang yang suka mempelajari tentang dunia pemrograman dan dunia maya, pembajakan ini memang sangat dilematis. Di satu sisi kita ingin belajar banyak hal, tapi kalo beli yang original kok mahal😀 Sementara kalo harus membajak kok kurang sreg😀 Kalo ijtihad pribadi saya sich selama ga buat komersil sich oke-oke aja lah😀 Tentu sahabat boleh tidak setuju, karena ini hanya pendapat pribadi saya. Sekira hampir 7 tahun yang lalu ketika saya mengikuti orientasi di awal kuliah, isu HAKI ini memang menjadi salah satu topik pembahasan yang sangat hangat. Ya tentu saja, karena saya kuliah di dunia yang seharusnya menciptakan program-program. Ada dilema antara membuat program jika mau bermanfaat ya di-open source aja, tapi ada juga sisi-sisi dari mana kita mendapat penghasilan kalo ternyata kita membuat program kita bisa diambil siapa saja. Hmmm… dilema hehe… Kalo dari sisi pengguna tentu pengguna juga harus memiliki etika kalo mau mengkopi program😀

Nah, mengenai etika ini, saya teringat sebuah pembahasan yang cukup mengezutkan (pake z ) dengan salah seorang dosen (yang seharusnya) pembimbing saya ketika mengerjakan Tugas Akhir. Mengezutkan karena dari awal di depan pintu ruangan beliau sudah tertulis dengan sangat jelas “saya hanya akan menjawab ya/tidak” , tapi ternyata beliau sangat asyik sekali bercerita ngobrol panjang lebar dengan saya dan seorang teman. Jauh dari rasa pendiam dan hemat ngomong😀 . Saya pribadi tidak tahu, apa itu efek ketemu dengan saya, maklum saya kan orangnya memang enak buat ngobrol😛 . Pembahasan mengenai judul Tugas Akhir (yang akhirnya ga jadi saya kerjakan) itu ngalor ngidul dan akhirnya sampe pada pembahasan daftar pustaka. Betapa luar biasanya beliau ketika dengan sangat terperinci, hati-hati dan sangat teliti mengenai penulisan daftar pustaka dan juga quotation yang diambil dari sumber-sumber tertentu. Bahkan beliau dengan sangat rendah hati menjelaskan bagaimana penulisan daftar pustaka ini sebenarnya sudah sangat tua dimulai. Ya, beliau memberi pesan tentang bagaimana penulisan daftar pustaka ini ternyata sudah jauh lebih dulu dicontohkan ketika penulisan sebuah hadits.

Kalo kita bicara penulisan hadits, maka sudah tidak asing lagi, bahwa penilisan hadits selalu diakhiri dengan siapa perawinya, dan juga di isi hadits disebutkan melalui siapa hadits itu disampaikan. Tentu ini menjadi pelajaran berharga bagi penulisan daftar pustaka. Kalau di hadits bisa dilihat tingkat kebenaran (atau kesahihan kalau dalam bahasa hadits) dari perawinya, maka tidak jauh berbeda dengan daftar pustaka. Daftar pustakan pun sama, tingkat kevalidan dan tingkat kebenerannya bisa dilihat dari siapa pernyataan atau rumus atau teknik tersebut diambil. Ah..saya jadi ingat ketika salah satu daftar pustaka saya ketika mengerjakan TA dianggap sumber yang sesat oleh penguji, padahal pernyataan yang sama juga disampaikan di user manual yang  justru dipakai seluruh dunia. Memang sangat penting untuk memahami siapa yang akan kita jadikan referensi, tentu saja tidak lupa untuk memperhatikan apa isi yang kita jadikan referensi. Termasuk sahabat harus sangat teliti dan bisa menerima apa-apa yang saya sampaikan hehehe….

SALAM KREATIFITAS TANPA BATAS!!!

2 Responses to “Hadits dulu baru HAKI”


  1. 1 auliaafifhuda July 3, 2010 at 5:11 pm

    Wah mantab juga mas,, iya sih jadi dilematis antara diopensourcekan atau dikomersilkan..
    Dulu pernah juga dikasih tahu temen yang pernah ikutan seminar kek gitu..

    Setuju dengan ijtihadnya mas :shakehand:


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: