yang penting cocok…

Sebelum memulai bercerita, saya memiliki beberapa pertanyaan untuk sahabat. Yang pertama, apakah sahabat pernah berpacaran?Atau sahabat justru sudah menikah?Jika sahabat menjawab dengan positif dua pertanyaan atau salah satu pertanyaan diatas, maka saya ingin mengajukan pertanyaan terakhir, menurut sahabat, apakah pasangan sahabat adalah orang yang paling cakep di dunia ini? Hehehe….seperti mengada-ada memang pertanyaan ini, tapi rasanya tidak sedikit orang yang merayu pasangannya dengan mengungkapkan bahwa pasangannya adalah orang yang paling cakep di dunia ini. Saya pikir ini tidak salah, walaupun kalau kita mau berpikir secara jernih sebenernya ada ga benernya juga😀 . Saya sendiri tidak mengamalkan apa yang saya sebutkan di atas😛 , karena saya sangat menyadari, banyak sekali wanita cantik yang secantik pacar saya yang sekarang, masalahnya ada pada satu kata, cocok apa tidak. Ya, banyak yang cuantek…tapi ga cocok, karena hanya pacar saya saja yang cocok dengan saya😀 .
Masih nyambung dengan pacar saya, akhir-akhir ini sepertinya si doi mulai disibukkan menjawab pertanyaan sudah isi apa belum. Ya kami-kami sich bisa memaklumi pertanyaan itu hehe… Kata isi ini, jika ditanyakan kepada orang yang belum menikah atau sudah lama menikah atau laki-laki misalnya mungkin akan bermakna berbeda. Tetapi kenapa kemudian pacar saya ini sangat tanggap menjawab pertanyaan ini. Jawabannya sederhana, karena cocok, cocok antara pertanyaan dan si target pertanyaan.
Nah, cukup rasanya menceritakan tentang pacar saya😀 . Dari cerita ini sebenarnya saya ingin menggiring sahabat untuk belajar tentang satu atau beberapa point persiapan public speaking. Hehe…sepertinya sulit untuk disambungkan, tetapi memang begitulah adanya.
Satu point pada tahap persiapan dalam public speaking adalah bagaimana kita mampu mencari tahu tentang audience yang akan kita hadapi. Banyak hal yang harus digali, mulai dari umur, kultur, kebiasaan, hobi, budaya, agama bahkan sampai pada hal-hal yang tidak mereka sukai. Dan dari pengetahuan detil tentang audience itu, maka kita akan bisa menyampaikan sesuatu dengan sangat cocok kepada para audience. Dengan adanya ke-cocok-an ini, maka diharapkan pesan yang akan sahabat sampaikan, akan betul-betul sampai kepada audience dengan tidak ada gangguan. Ingat, inti dari komunikasi adalah tersampaikannya pesan dari komunikator kepada komunikan😀 .
Saya sendiri pernah mengalami sebuah kejadian yang sangat gubrak (istilah saya aja😀 ). Ketika itu, saya harus berbicara di depan ibu-ibu yang secara usia sudah sangat diatas usia saya. Ibu-ibu ini tinggal di sebuah kampung sunda dan memang agak jauh dari perkembangan jaman. Dengan sangat percaya diri saya mencoba berbicara dengan bahasa yang sangat sederhana dengan harapan bisa dipahami oleh mereka, maklum usia mereka kan agak jauh di atas saya. Tapi berhubung saya memang tidak ada ikatan apa-apa dengan orang sunda sebelum akhirnya saya menikahi orang sunda😀 , maka saya memang tidak berhasrat untuk menyampaikan pembicaraan saya dengan bahasa sunda, selain karena memang tidak bisa banyak berbahasa sunda memang, mun sakedik mah tiyasa😀 . Di akhir penyampaian saya mencoba mencari feedback dengan memberikan pertanyaan. Dan hasilnya bisa sahabat tebak, salah seorang diantara mereka memberitahukan kalo mereka hanya bisa bahasa sunda. Yasudahlah….. -_-”
Terakhir, pastikan kata cocok ini membantu sahabat untuk bersyukur. Saya selalu mensyukuri motor saya yang memang tidak bisa dipakai untuk kebut-kebutan daripada harus berharap dan ngiri dengan motor-motor orang yang bagus dan bisa berjalan kencang. Saya tahu motor yang bagus dan bisa buat ngebut itu ga cocok bagi saya, karena bisa jadi saya sudah wassalam kalo mengendarai motor yang seperti itu😀 .
Nah, bagaimana dengan sahabat…. berani menjadi public speaker yang cocok bagi audience???

SALAM KREATIFITAS TANPA BATAS!!!

8 Responses to “yang penting cocok…”


  1. 1 sumodisastro September 21, 2010 at 4:01 pm

    kayaknya aku sudah cocok ma si do’i gan…

    tar tak buktikan tangggal 26 wis..

    jiakakakak…

    :ngacir be2 naek delman

  2. 3 genzoeri September 24, 2010 at 4:48 am

    wah headernya ganti euy, lebih personal ni🙂

  3. 5 Hanif September 30, 2010 at 2:01 am

    Assalamu’alaykum wr wb
    uda aga lama ga checking blog ane.. tadi berkunjung bentar taunya ada 1 comment nangkring..hatur nuhun pisan mas.sudi berkunjung ke blog ane ya ga seberapa.. -_-;;
    btw, ntar coba deh berkunjung ke kampus STT Telkom, yang di promosiin mas praset.. “cocok” ga dengan yang di dengung2 kan :p . mudah2 ntar ga terlalu jauh lokasinya.. :malujugaplusngacir

  4. 7 rusmaya tea October 5, 2010 at 2:22 am

    gan masalah cocok tidak cocok mah
    kumaha Hate mereunan..
    meureun eta juga??
    saya cuma ngarti bahasa Sunda…
    Kakakaka..
    Wassalam


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: