Men-DP Ramadhan

ImageSebelum membaca postingan ini, anda sebaiknya membaca postingan sebelum ini, biar agak nyambung dan biar saya agak mudah menyambungkan dan memulai postingan ini😀 Tapi sepertinya anda sebagai pembaca setia blog ini, anda sudah membacanya😀

Di postingan sebelumnya ada sesuatu yang menyenangkan, yaitu tentang cicil mencicil hehe… Nah, sebenernya tak ada yang perlu dibanggakan dengan mencicil, kecuali anda mencicil pekerjaan anda😀 Tapi, meskipun tak ada yang bisa dibanggakan dari mencicil, buanyak sekali orang yang mengikuti madzhab cicil mencicil ini. Dari survey yang ada menyebutkan, sembilan puluh persen orang yang gajinya dipotong setiap bulan oleh bank tertentu adalah orang yang sedang mencicil, sementara sepuluh persen yang lain adalah bukan, bukan orang yang membeli sesuatu dengan cash. Nah, dari orang yang mencicil itu, sembilan puluh sembilan persen diantaranya, merasa cicilannya berat, sementara sisanya merasa cicilannya tidak ringan. Survey lengkapnya bisa anda tanyakan kepada cak lontong :)))

Sebenernya, kalau kita ngomongin bab cicil mencicil, rasanya memang tidak ada orang yang mengatakan ringan mencicil, umumnya mereka kok mengeluh, hanya orang-orang yang menjadikan sabar dan sholat sebagai penolong yang tidak mengeluh😀 Bab cicil mencicil ini sebenernya ada strateginya. Kalo mau mencicilnya agak berat (karena tak ada cicilan yang ringan, yang ada adalah agak berat, berat dan sangat berat) maka perbesarlah uang wajah eh uang muka atau DP. Semakin besar DP maka akan semakin agak berat cicilan. Tapi hal ini tidak berlaku jika untuk membayar DP, anda meminjam uang dan mencicilnya juga :))) Dan hal ini berlaku untuk semua perkreditan, rumah, mobil (mungkin) dan lain-lain.

Oke, bagaimana dengan Ramadhan, bulan yang begitu mulia dan dirindukan oleh orang-orang yang menjadikan sabar dan sholat sebagai penolongnya😀

Umumnya, masing-masing memiliki target tertentu di bulan Ramadhan, tentu saja saya sangat berharap bahwa anda juga salah satu yang memiliki target di bulan Ramadhan. Ada yang mau khatam AlQuran sekian kali, sholat tarawih tidak pernah bolong, sholat malam tidak pernah absen, menghafalkan surat tertentu, bahkan mungkin ada yang menghafalkan semua juz di warung jus deket rumahnya (beli buat berbuka) misalnya. Nah, semua-muanya ini tentunya akan terasa sangat berat jika anda tidak men-DP-nya terlebih dahulu. Istilahnya njeglek, ga pernah ngaji tiba-tiba di bulan Ramadhan targetnya khatam dua, tiga atau bahkan lebih. Maka, jika anda kira-kira punya target seperti itu, mulailah men-DP dengan mengaji. Pengen membuka puasakan orang setiap hari, tapi ga nabung dari sekarang, nah kalo ini gapapa, kalo anda punya banyak uang hehe…kalo ga punya ya mulailah men-DPnya dengan menabung dan bersedekah. Kalo kira-kira badan sulit untuk berpuasa dan beribadah di malamnya, mulailah berpuasa sunnah dan bersepeda (biar nyambung ama gambarnya :D)

That’s all, mari mulai mikir (kata-kata cak lontong) tentang Ramadhan, karena orang-orang hebat jaman dahulu menyiapkannya jauh-jauh hari sebelumnya. Siapkan target dan mari mulai men-DP Ramadhan

 

3 Responses to “Men-DP Ramadhan”


  1. 1 anakrantau June 5, 2014 at 7:19 am

    assalamu’alaikum..
    gimana kabarnya mas pras?..

    izin comot ah


  1. 1 Men-DP Ramadhan | DKM AN NAHL Dekat Bersahabat... Trackback on June 10, 2014 at 4:22 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: