Beban Bahagia

Image

Rasanya, akhir-akhir ini, ada seorang tokoh yang memberikan efek yang sangat cetar dalam dunia perpolitikan di Indonesia. Beliau adalah salah seorang capres dari salah sebuah partai. Meskipun masih capres, namun beliau sebenernya adalah seorang raja, raja dangdut hehe… Dari banyak lagu yang sering diputar di berbagai radio, televisi maupun warung mie instan dan tukang bubur adalah lagu santai. Saya tau lagu itu, tentu saja karena begitu memasyarakatnya lagu, lagu beliau, saya bukanlah penggemar dangdut dan tidak juga berencana memilih beliau untuk menjadi presiden jika akhirnya beneran jadi capres😀

Bahkan saya menduga, saking memasyarakatnya lagu ini, lagu santai ini sepertinya begitu mendarah daging bagi banyak orang, mungkin termasuk anda. Percaya saja lah, daripada saya harus meminta dan mengeluarkan hasil survey dari cak lontong tentang ini hahaha…. Bahkan rasanya, saking mendarah dagingnya, lagu ini, sampai-sampai menjadi sebuah prinsip hidup. Menghadapi tugas, sekolah, kuliah, tesis, pekerjaan dan berbagai amanah, hadapi dengan santai. Walaupun saya tidak pernah mentadaburi lagu santai itu, tapi rasanya bukan santai seperti itu yang diharapkan oleh bang haji😀

Maka seharusnya menghadapi hal-hal seperti tugas, sekolah, ujian, kuliah tesis dan pekerjaan, menurut saya kita harus menganggapnya sebagai beban. Beban itu rasanya memang berat, tetapi kalau sudah berhasil menggendongnya dan mengantarnya sampai tujuan, tentu perasaan bahagia yang tak terkira menjadi nuansa yang sangat dominan dalam hati kita. Menjadikannya menjadi beban, tentu saja membuat kita memiliki sebuah dorongan untuk menyelesaikannya dengan semaksimal dan sesempurna mungkin. Menjadikannya menjadi beban, juga akan membangkitkan semangat untuk segera menyelesaikannya, karena pada dasarnya tidak ada orang yang mau terbebani seumur hidupnya, pengennya kan sesegera mungkin terlepas dari beban😀 Apa anda pernah liat, buruh gendong, lagi nggendong beban dan berjalan santai sambil mesam mesem bahagia? kalo dah sampe finish dan naruh beban, trus dapet duit baru mesam mesem bahagia kan😀

Nah, bagaimana kalo hal-hal tersebut dibikin santai dan tidak menjadi beban, efeknya, tidak sedikit yang lulus kuliah molor #ehm, kerjaan ga beres-beres, bahkan sampai ngeblognya males dan bolong-bolong hahaha….. Semoga menulis di blog bisa saya jadikan beban, sehingga kampoeng inspirasi ini menjadi lebih hidup dengan lantunan posting😀

Okelah kalo begitu, masih mau santai atau mau menjadikan hal-hal yang pantas dan mulia menjadi beban, dan dengan beban itu anda bersungguh-sungguh dan bersegera menyelesaikannya?

Salam kreatifitas tanpa batas!!!

 

0 Responses to “Beban Bahagia”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: